Kamis, 30 Oktober 2014

SINOPSIS MOCKINGJAY


Mockingjay adalah sebuah novel fiksi ilmiah tahun 2010 yang dikarang oleh penulis asal Amerika SerikatSuzanne Collins. Novel ini adalah seri ketiga dan terakhir dari trilogi The Hunger Games, setelah The Hunger Games (2008) dan Catching Fire (2009).
Novel ini dirilis pada tanggal 24 Agustus 2010 di Amerika Serikat oleh penerbitScholastic. Sedangkan di Indonesia, novel ini diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada bulan Januari 2012. Mockingjay terjual 450.000 kopi di minggu pertama rilis dan menerima banyak reaksi positif dari para kritikus.
Synopsis :
Katniss Everdeen selamat dari Hunger Games, dua kali. Setelah diloloskan dari Quarter Quell oleh kelompok pemberontak dari Distrik 13 yang sebelum ini diyakininya sudah musnah, Katniss menjalani sesi-sesi latihan dalam kota bawah tanah di Distrik 13 untuk menjadikannya seorang pejuang, pemberontak. Seorang Mockingjay.
Katniss gegar otak, dan dirawat di distrik 13. Selama masa pemulihan, sebuah tim telah terbentuk. Tujuan utamanya adalah menjalankan pemberontakan, dengan menginformasikan kepada distrik lain bahwa Katniss masih hidup. Katniss yang awalnya ragu untuk menjadi Mockingjay, akhirnya berubah pikiran. Akan tetapi dia mengajukan syarat, seperti dia dan Gale diizinkan untuk berburu, dibebaskannya Peeta, Johanna, dan Ennobaria dari tuntutan hukum jika kelak mereka selamat, dan satu yang mengejutkan, Presiden Snow harus mati ditangannya. Coin, presiden distrik 13 setuju pada syarat yang diajukan Katniss. 

Cara pertama yang mereka tempuh adalah dengan membuat Propo, semacam broadcast dalam bentuk video, untuk mengajak setiap distrik bersatu melawan Capitol. Propo disebarkan ke tiap distrik melalui sistem penyiaran yang telah mereka ciptakan. Untuk mendapatkan feel yang nyata, maka diputuskan untuk melempar Katniss ke medan perang yang sebenarnya.

Katniss, Gale, dan 4 anggota tim (dua kameramen) diterjunkan ke distrik delapan. Mereka datang di waktu yang tepat, karena setelah menjenguk korban di rumah sakit darurat, pesawat penjaga perdamaian datang untuk menjatuhkan bom. Momen ini tidak disia-siakan oleh tim. Mereka berhasil mengabadikan momen-momen perlawanan Katniss, ditutup dengan kalimat, "Jika kami terbakar, kau terbakar bersama kami". Yap, kalimat itu untuk presiden Snow. Meskipun pada kenyataannya Propo tidak sampai ke Capitol, tapi setidaknya Propo sampai ke distrik 2, distrik yang memilih bersekutu dengan Capitol. 

Keberhasilan ini membuat tim memutuskan untuk membuat semacam series yang berisi para korban dari Hunger Games, dengan tujuan mengajak tiap distrik untuk mengingat betapa kejamnya Capitol. Suatu ketika propo terbaru tayang, dan Katniss kebetulan sedang berada di rumah sakit bersama Finnick. Ya, Finnick, lelaki yang menjadi sekutu di Quarter Quell, yang sedang mengalami perawatan karena gegar otak. Setelah propo selesai, tiba-tiba muncul propo dari Capitol, yang berisi wawancara dgn peeta. Satu kalimat yang sukses membuat Katniss goyah adalah: "apakah kau benar-benar percaya pada orang yang bekerja bersamamu?". Peeta (terpaksa) menjadi senjata bagi Capitol.

Finnick & Katniss sepakat untuk merahasiakan kepada orang lain bahwa mereka melihat Propo tersebut. Dan anehnya, tidak ada satupun yang menyinggung masalah propo Peeta, sehingga membuat Katniss kecewa kepada Gale, orang yang selama ini selalu ia percaya. Keesokkan harinya, propo Peeta kembali muncul, dengan isi kontroversial, "Dan kau... Di Tiga Belas, tewas besok pagi." 

Peeta, orang yang telah dicap pemberontak oleh distrik 13, justru memberikan kode akan terjadi penyerangan. Evakuasi segera dilakukan, dan tidak lama kemudian serangan pertama datang. Tapi, posisi distrik 13 yang berada dibawah tanah, dengan elevasi tertinggi sejajar dengan permukaan tanah, menyebabkan serangan tersebut hanya menyebabkan sedikit goncangan. Misi penyelamatan dimulai, Peeta berhasil direbut kembali, termasuk Annie, kekasih Finnick. Tapi celakanya, otak Peeta telah dibajak oleh Capitol. Ini membuat Peeta sangat membenci Katniss, sehingga berupaya membunuh Katniss. 

Perlawanan hampir berakhir disemua distrik, kecuali distrik 2. Katniss pun meminta agar ia dikirim ke distrik 2. Disana, didekat gunung Nut, gunung yang telah diubah capitol menjadi markas militer, tim distrik 13 mendirikan camp. Mereka memutuskan untuk menjatuhkan bom diatas permukaan Nut, menyebabkan terjadi longsor sehingga para pekerja akan terjebak didalam. Tapi terowongan tidak mereka tutup, sehingga jalur kereta bisa digunakan untuk evakuasi. Ya, inilah yang sempat menjadi dilema tim distrik 13. Ada yang tidak terima jika semua harus tewas, karena belum tentu semua yang ada didalam Nut berada dipihak Capitol. Akibat bom tadi, tentara Capitol terpaksa mundur beberapa blok. Kabar baik datang. Setelah banyak cara tidak berhasil, akhirnya distrik 13 menunjukkan video Katniss yang sedang menyanyikan lagu Pohon Gantung kepada Peeta. Ia mengenali lagu itu, bukan karena Katniss, tetapi karena ayah Katniss. 

Kembali ke distrik 2. Haymitch meminta Katniss untuk memberikan pidato, memanfaatkan momentum yang ada. Katniss mencoba menghampiri seorang penambang yang kemudian menodongkan pistol kearahnya. Ia terjatuh, dan mengaku bukan budak Capitol. Ia meminta Katniss memberi alasan agar ia tidak menembak Katniss. Katniss mencoba mengingatkan, bahwa semua memiliki satu musuh, yaitu Capitol. "Mari! Bergabunglah bersama kami!" Ya, pidato ini disiarkan keseluruh Panem. Namun, Katniss tetap tertembak. 

Katniss dibawa kembali ke distrik 13. Distrik 2 berhasil direbut. Para pemberontak mengambil jeda untuk menyatukan diri. Kini Capitol sendirian. Distrik 13 memutuskan untuk membuat propo pernikahan Finnick dan Annie, sebagai hiburan. Pesta pun digelar. Mockingjay menari bahagia diiringi musik bersama adik tercintanya. Yak, itu semua untuk Snow. Berita baiknya, Peeta perlahan sembuh. Dalam kondisi yang kadang-kadang kumat, ia meminta untuk bertemu dengan Katniss, yang dipenuhi oleh distrik 13. Tapi, hasilnya berbeda. Setelah pertemuan Katniss berubah membenci Peeta. 

Anehnya, Katniss tidak diikutsertakan untuk peperangan ke Capitol. Tapi atas desakan Katniss, Coin memberikan waktu 3 minggu latihan kepada Katniss. Dan benar, fisik Katniss belum siap. Dia pun meminta proses percepatan penyembuhan ke rumah sakit. Setelah beberapa hari, Katniss dan Johanna, yang ikut latihan karena ingin turut serta dalam penyerangan, telah kembali ke kondisi normal mereka. Selama latihan, Cressida dan kru merekam kegiatan latihan Katniss dan Johanna. Begitu pula Gale dan Finnick yang berada di kelas yang berbeda. Propo tetap berjalan. Ini menyebabkan Peeta harus ikut ambil bagian, untuk meyakinkan semua distrik bahwa dia berada dipihak pemberontak. Setelah menjalani tes akhir, Katniss berhasil bergabung dengan pasukan pemberontak. Ia berada di unit penembak jitu, tim 451, bersama Gale, Finnick, dan 5 orang lainnya. Tapi delapan dari mereka akan disatukan menjadi "pasukan bintang", boneka Plutarch untuk tayangan televisi, tidak berada digaris depan, dan sebisa mungkin tidak menjadi sasaran. 

Seluruh tim berangkat menuju satu daerah dekat Capitol,  yang dipisahkan jalanan kosong penuh jebakan. Tiap harinya pasukan bintang bertugas melakukan akting menyerang gedung, untuk kepentingan propo. Ini membuat Katniss berencana kabur dari tim, karena kurangnya peran nyata yang dia dapat. Suatu hari, salah satu pasukan tewas. Plutarch memutuskan untuk mengirim penggantinya, Peeta. Itu adalah keputusan presiden Coin, yang sejak awal tidak suka kepada Katniss, tetapi Peeta. Pemimpin baru akan dipilih dimasa depan, dan Coin yakin pengaruh Katniss sangat besar. Yang diinginkannya hanya satu, Katniss mati. Peeta terus berada dalam pengawasan tim 451. Padahal Peeta sendiri tidak tahu bahwa dia menjadi pion Coin untuk membunuh Katniss. Tim membantu Peeta untuk mengingat memori lama dalam kehidupannya, dengan permainan nyata dan tidak nyata. 

Propo yang dihasilkan tim 451 tidak memuaskan Plutarch dan Coin. Mereka menyusun rencana baru agar propo terlihat lebih nyata, masuk ke satu blok kosong. Sialnya, Boggs menginjak jebakan ranjau, menyebabkan ledakan bom yang melukai kakinya. Anehnya Peeta menyerang Katniss, namun berhasil diredam anggota tim. Boggs memutuskan untuk mengalihkan izin akses Holo-nya, semacam GPS untuk pemimpin tim, kepada Katniss. Capitol sadar, dan mengirimkan gelombang minyak. Mereka masuk kedalam satu gedung, dan memasukkan Peeta yang telah terborgol kedalam lemari, hingga pingsan. Perdebatan terjadi mengenai hak milik Holo. Jackson, orang nomor dua di tim, merasa dialah yang berhak mengendalikan holo. Namun Katniss ingat ucapan Boggs sesaat sebelum tewas: "Jangan percaya mereka. Jangan kembali. Bunuh Peeta. Lakukan yang menjadi alasanmu kemari." Pemimpin tim tetap Katniss, yang memutuskan menetap disalah satu apartemen kosong, beristirahat dan menyusun rencana masuk ke Capitol. 

Capitol bergerak cepat, menyiarkan propo yang berisi kematian tim 451. Tapi itu menjadi boomerang untuk mereka. Katniss dan 9 rekannya memutuskan bergerak malam itu juga, melalui terowongan bawah tanah. Mereka memanfaatkan jeda malam hari sebelum Capitol datang untuk mengambil jasad mereka. Singkat cerita, keesokkan paginya Capitol sadar mereka tertipu, dan segera memanfaatkan senjata terselubung mereka, Peeta. Yap, Peeta masih memiliki sedikit program yang ditanam Capitol. Dia menjawab panggilan dari tim pencari Capitol, para Mutt. Satu per satu anggota tim mati. Messalla, Jackson, Leeg satu, Homes, dan Finnick. Tersisa Pollux, Gale, Peeta, Cressida, dan Katniss. Mereka memutuskan naik ke permukaan, dan bersembunyi sementara disalah satu apartemen di Capitol. Voila, mereka telah berada di pusat Capitol. Rencana berikutnya adalah menyamar. Dengan pakaian dari pemilik apartemen yang tewas, penampilan mereka berubah dengan tampilan musim dingin. Setelah tadi Pollux menuntun di bawah tanah, kali ini Cressida yang bertugas menjadi penunjuk arah. 

Mereka menuju toko pakaian dan menemui Tigris, salah satu mantan pemenang hunger Games, berwajah aneh akibat operasi, yang menurut Plutarch dapat mereka percaya. Dia menyediakan sebuah ruangan rahasia. Disana seluruh tim beristirahat. Katniss mulai menyusun rencana baru, membawa Presiden Snow ke ruang publik. Memang, sejak pemberontakan Presiden Snow lebih sering berada di mansion. Ditambah dengan cerita Finnick disalah satu propo, sehingga masyarakat Capitol pun sudah tahu tentang kejahatannya. Ketika malam tiba, ketika semua tertidur, Gale dan Peeta berbincang kecil, yang ternyata didengar Katniss. Gale dan Peeta, dua pria yang mencintai Katniss, siap menerima siapapun yang akan dipilih Katniss kelak, jika mereka bertiga masih hidup. 

Pemberontak menyerang Capitol melalui 3 jalur. Setiap hari satu blok berhasil mereka kuasai. Ini menyebabkan banyak pengungsi memenuhi Capitol. Snow memerintahkan agar penduduk mau menerima pengungsi, bahkan ia bersedia menggunakan area mansionnya menjadi camp pengungsi. Rencana baru didapat, menyusup ke mansion Snow. Tim dipecah tiga, Pollux - Cressida penunjuk jalan, Gale - Katniss menjadi penyusup, dan Peeta yang bertugas membuat kekacauan sebagai pengalih perhatian. 
Ternyata pemberontak telah berhasil memasuki pusat kota. Kekacauan terjadi, akibatnya Gale tertangkap pasukan Capitol. Katniss terus menuju mansion. Didepan mansion, Snow membentuk perisai manusia, yaitu anak-anak. Ketika pemberontak menyerang, sebuah pesawat Capitol muncul, dan menjatuhkan parasut. Anak-anak tadi berlari mengejar parasut, yang ternyata berisi bom. Paramedis pemberontak datang menolong, namun salah satu dari mereka bernasib sial, ketika korban anak yang ditolong membawa parasut yang masih aktif. Paramedis itu Prim, adik tercinta Katniss. 

Katniss yang mencoba berlari meraih Prim terkena ledakan bom. Tubuhnya luka parah, mental terganggu. Peperangan berakhir, Panem dibawah kendali Coin, Snow divonis hukuman mati. Namun aksi Snow belum selesai. Dia mencoba meracuni pikiran Katniss dengan mengatakan pesawat pengebom itu dibawah kendali Coin. Ini ditambah dengan keberadaan Prim, gadis 14 tahun, yang tidak mungkin berada digaris depan tanpa seizin pemimpin pasukan, yaitu Coin. Hari eksekusi tiba. Sesuai janji, Katniss lah yang akan membunuh Snow. Semua bersiap ketika panah telah mengarah ke Snow, yang tersenyum ke Katniss. Senyuman itu berhasil. Panah berubah arah, Coin jatuh dari atas balkon, dan tewas. Kekacauan terjadi diatas panggung, Katniss segera diamankan. Ia dikurung disatu ruangan, selama berminggu-minggu, hingga akhirnya Haymitch datang. Katniss bebas dari jeratan hukum. Ia dipulangkan ke distrik 12. 

Pemilu juga telah dilakukan. Dan Paylor, komandan dari distrik 8 terpilih menjadi Presiden Panem. Plutarch terpilih menjadi menteri komunikasi, mengatur program televisi. Katniss dan Haymitch kembali ke desa pemenang. Ibunya mendirikan rumah sakit di distrik 4. Gale bekerja di distrik 2. Setelah beberapa bulan, Peeta menyusul Katniss. Mereka hidup bahagia, dengan dua anak. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar